Mengulik Perjalanan Coffee Toffee dari Sang Founder : Odi Anindito

NEWS by admin on 07 June 2018

Siapa nama lengkap Anda?

Odi Anindito

Anda dikenal sebagai salah pelopor menjamurnya coffee shop di Indonesia. Apa yang mendasari anda untuk mendirikan Coffee Toffee?

Awalnya kita melihat kondisi dimana industri coffee shop di Indonesia ini banyak dipenuhi oleh merek-merek luar negeri. Kita sebagai negara penghasil kopi terbesar, kenapa kok di level coffee shopnya tidak banyak yang bisa menjadi salah satu ikon. Kemudian, ayo kita bikin, mengusung local content Indonesia yang cukup kuat. 

Brand kafe yang Anda ciptakan, Coffee Toffee, sangat dikenal oleh kalangan anak muda. Bagaimana sebenarnya perjalanan Anda dalam merintis Coffee Toffee itu sendiri?

Perjalanannya seperti roller coaster. Kadang perjalanan kita tenang, kadang juga naik. Tapi seperti pepatah, yang menyenangkan adalah perjalanannya. Selama perjalanan, yang menyenangkan adalah bertemu dengan tim yang berdedikasi tinggi yang membantu menciptakan visi saya di awal. Yang sekarang setelah 10 tahun kemudian menjadi visi kita bersama, bahwa yang kita lakukan ini adalah untuk Indonesia.

Sepanjang Anda membangun Coffee Toffee ini, pencapaian apa saja yang pernah Anda raih?

Pencapaian pertama kita pertama adalah mengubah skala kita dari booth menjadi Coffee Shop, itu kita lakukan di tahun 2010. Pencapaian kedua adalah, ketika kita berani memutuskan untuk berhenti dari dunia franchise. Kita perbaiki diri sendiri dan kita datang lagi dua tahun kemudian dengan sistem franchise yang jauh lebih solid, dan pada saat itu menjadi benchmark di industri waralaba pada saat itu. Pencapaian ketiga, kita diakui oleh salah satu institusi ternama yakni Bank Mandiri menjadi juara 1 nasional wirausaha muda mandiri.


Pencapaian terakhir, yang menurut saya perlu dicatat dalam milestone Coffee Toffee adalah ketika kita berhasil lolos dalam seleksi Endeavor, suatu komunitas organisasi non-profit yang didalamnya adalah pebisnis-pebisnis yang top level, dan saat itu Coffee Toffee masih belum besar. Kami masuk melalui seleksi yang sangat ketat. Ketika kami diterima sebagai anggota, kami melihat Coffee Toffee memang belum menjadi raksasa, namun diluar sana banyak pihak yang percaya kita mempunyai potensi.

Anda telah lama terjun di dalam industri Cafe. Menurut Anda bagaimana pandangan terhadap industri cafe di Indonesia saat ini?


Industri Cafe Indonesia... Saat ini manis dan masih banyak potensinya sehingga menyebabkan banyak pemain-pemain baru maupun kaliber besar masuk ke dalam industri ini. Saya pikir potensinya masih sangat besar, Indonesia adalah pasar dengan 227 juta penduduk, dan 50% pasar ASEAN berada di Indonesia.